Gorontalo, 29 April 2026 – Sertu Sukirno sebagai Babinsa Koramil 1315-01 Telaga melaksanakan pendampingan Makan Bergizi Gratis bagi siswa di Kecamatan Telaga Biru sejak pagi hari. Kegiatan berlangsung tertib dengan fokus pada pengawalan distribusi makanan dari dapur menuju sekolah tujuan. Selanjutnya, kehadiran Babinsa memberi rasa aman bagi seluruh pihak di lapangan. Dengan demikian, seluruh proses berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Pengawalan dimulai pukul 08.00 Wita dari dapur menuju TK Dahlia dan SDN 3 Telaga dengan rute yang telah ditentukan. Kemudian, kegiatan berlanjut ke SMPN 1 Telaga dan SMPN 2 Telaga sesuai jadwal. Selanjutnya, pengaturan waktu dilakukan secara terukur agar tidak terjadi keterlambatan. Dengan demikian, distribusi makanan tepat sasaran dan tepat waktu.
Pukul 08.45 Wita, pendampingan pembagian makanan kepada siswa berlangsung tertib. Selanjutnya, siswa menerima makanan sesuai porsi yang telah ditentukan. Kemudian, pengawasan dilakukan langsung oleh petugas di lapangan. Dengan demikian, kegiatan berjalan aman dan memberi manfaat nyata.
Program ini menjangkau ribuan siswa dari berbagai jenjang pendidikan. Selanjutnya, jumlah penerima mencapai 3.043 siswa dari PAUD hingga SMA. Kemudian, penyebaran penerima dilakukan secara merata di wilayah Telaga Biru. Dengan demikian, program menunjukkan komitmen terhadap pemenuhan gizi anak.
Menu makanan terdiri dari nasi putih, ayam betutu, sayur campur, tahu goreng, dan buah jeruk. Selanjutnya, komposisi tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi siswa. Kemudian, kualitas makanan tetap menjadi perhatian utama. Dengan demikian, makanan yang diberikan layak dan sehat.
Kehadiran Babinsa bersama pihak sekolah memperkuat koordinasi di lapangan. Selanjutnya, kerja sama antar unsur berjalan dengan baik. Kemudian, sinergi terlihat dalam setiap tahapan kegiatan. Dengan demikian, pelaksanaan program berjalan efektif.
Program Makan Bergizi Gratis bertujuan membentuk generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045. Selanjutnya, kegiatan ini menjadi langkah penting dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kemudian, perhatian terhadap gizi anak menjadi fokus utama. Dengan demikian, program memberi dampak positif bagi masa depan bangsa.










LEAVE A REPLY