Babinsa Koramil Boliyohuto Beri Ceramah Takziah Hari Ketujuh Untuk Menghibur Keluarga Almarhumah Sufira Ahmad

By Sinthya Airin 28 Mar 2026, 23:25:43 WIB Berita Terkini
Babinsa Koramil Boliyohuto Beri Ceramah Takziah Hari Ketujuh Untuk Menghibur Keluarga Almarhumah Sufira Ahmad

Gorontalo, 28 Maret 2026 – Suasana haru menyelimuti rumah duka almarhumah Sufira Ahmad pada pelaksanaan takziah hari ke-7 yang berlangsung Sabtu malam pukul 21.00 Wita. Serka Laode Kalawara selaku Babinsa Koramil 1315-05 Boliyohuto hadir sekaligus membawakan ceramah agama sebagai bentuk kepedulian kepada keluarga yang berduka. Kegiatan tersebut bertempat di Desa Paris Kecamatan Boliyohuto Kabupaten Gorontalo. Kehadiran aparat kewilayahan memberi dukungan moril serta memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.

 

Rangkaian kegiatan takziah berlangsung khidmat sejak awal melalui pembukaan oleh pembawa acara yang kemudian dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur'an. Setelah itu keluarga almarhumah serta perwakilan pemerintah desa menyampaikan sambutan penguatan bagi keluarga yang berduka. Sementara itu masyarakat yang hadir turut memanjatkan doa bersama. Oleh karena itu suasana kebersamaan terasa kuat sepanjang kegiatan.

 

Dalam ceramahnya Serka Laode Kalawara mengingatkan pentingnya kesabaran saat menghadapi musibah. Ia menegaskan bahwa kehidupan manusia berjalan menunggu waktu kembali kepada Allah SWT. Oleh sebab itu setiap orang perlu menyiapkan bekal terbaik selama masih memiliki kesempatan hidup. Pesan tersebut sekaligus memberi kekuatan batin bagi keluarga almarhumah.

 

Babinsa kemudian menjelaskan bahwa kematian merupakan ketentuan Allah SWT yang berlaku bagi seluruh manusia. Tidak ada perbedaan antara kaya maupun miskin karena setiap yang hidup pasti merasakan kematian. Penjelasan tersebut merujuk pada firman Allah SWT dalam Al-Qur'an Surah Al-Anbiya ayat 35. Karena itu manusia perlu memperkuat iman serta memperbanyak amal saleh.

 

Babinsa turut mengingatkan bahwa setiap manusia memiliki batas waktu kehidupan yang telah ditentukan. Ketika ajal tiba maka tidak seorang pun mampu menunda ataupun mempercepatnya. Hal tersebut sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur'an Surah Al-A'raf ayat 34. Dengan pemahaman itu masyarakat diharapkan mampu menerima takdir dengan ikhlas.

 

Selain itu Babinsa menekankan pentingnya memanfaatkan sisa umur dengan memperbanyak amal saleh. Ia menjelaskan bahwa bekal terbaik menuju kehidupan akhirat adalah ketakwaan kepada Allah SWT. Penjelasan tersebut merujuk pada Al-Qur'an Surah Al-Baqarah ayat 197. Oleh sebab itu jamaah diajak memperkuat iman serta memperbaiki diri.

 

Menjelang akhir kegiatan seluruh jamaah memanjatkan doa arwah bagi almarhumah Sufira Ahmad. Doa tersebut berisi permohonan ampunan serta tempat terbaik bagi almarhumah di sisi Allah SWT. Selain itu keluarga yang ditinggalkan juga mendapat doa agar tetap kuat dan tabah. Suasana haru pun terasa di tengah para jamaah.

 

Setelah rangkaian doa selesai kegiatan berlanjut dengan ramah tamah antara warga, tokoh agama, serta pemerintah desa. Pertemuan tersebut memperlihatkan kuatnya solidaritas sosial di tengah masyarakat. Selain itu takziah menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga. Dengan demikian kebersamaan masyarakat semakin terjaga.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment