Danramil Limboto Hadiri Ground Breaking Perluasan Apron Dan Pembuatan Taxiway Wujud Dukungan TNI Bagi Pembangunan Bandara Gorontalo

By Sinthya Airin 22 Feb 2026, 00:06:23 WIB Berita Terkini
Danramil Limboto Hadiri Ground Breaking Perluasan Apron Dan Pembuatan Taxiway Wujud Dukungan TNI Bagi Pembangunan Bandara Gorontalo

Gorontalo, 20 Februari 2026 — Pembangunan Bandara Djalaluddin Gorontalo memasuki tahap baru yang penuh harapan. Lettu Inf Liwang, Danramil 1315-02/Limboto, menghadiri kegiatan Ground Breaking Perluasan Apron dan Pembuatan Taxiway yang dipimpin langsung Gubernur Dr. Ir. H. Gusnar Ismail, M.M. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam mewujudkan Embarkasi Haji Penuh untuk masyarakat Gorontalo.

Suasana kegiatan terasa penuh wibawa saat sekitar delapan puluh undangan hadir menyaksikan awal pembangunan strategis sektor penerbangan Gorontalo. Hadir pula sejumlah pejabat penting seperti Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Thomas Idrus Mopili, S.E., M.M., dan Sekretaris Daerah Provinsi Drs. Sofian Ibrahim, M.Si. Tidak hanya itu, berbagai unsur TNI, Polri, dan pimpinan instansi vertikal turut menunjukkan dukungan kuat terhadap proyek kebanggaan masyarakat ini.

Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat dimulai dengan pembacaan doa, kemudian berlanjut pada sambutan dan pemutaran video pembangunan Masjid Islamic Centre Gorontalo. Momentum tersebut menghadirkan makna mendalam bahwa pembangunan tidak hanya berbicara infrastruktur, tetapi juga nilai spiritual yang menguatkan masyarakat. Setelah itu, Gubernur bersama rombongan pejabat langsung meninjau area yang disiapkan untuk perluasan apron dan pembuatan taxiway.

Dalam sambutannya, Kepala Bandara Djalaluddin Gorontalo, Joko Harjani, S.T., M.Si., mengungkap bahwa selama hampir dua dekade, bandara hanya berfungsi sebagai titik singgah jamaah haji. Namun kini, berkat perhatian serius pemerintah pusat dan daerah, pengembangan dilakukan agar dapat melayani penerbangan pesawat berbadan lebar seperti Boeing 777. Ia menegaskan bahwa transformasi ini merupakan jawaban atas meningkatnya kebutuhan transportasi udara masyarakat.

Joko menjelaskan bahwa perluasan area parkir pesawat dan pembuatan taxiway baru menjadi fokus utama tahap pertama pembangunan. Langkah ini diambil agar operasional penerbangan lebih efisien dan mampu menampung pesawat besar. Lebih jauh, setelah proyek rampung, penerbangan haji akan langsung melayani rute Gorontalo–Kualanamu–Jeddah tanpa perlu transit.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Gorontalo Dr. Ir. H. Gusnar Ismail, M.M., menyampaikan rasa syukur karena rencana yang telah lama tertunda akhirnya mulai terlaksana. Ia menyebut pembangunan apron dan taxiway sebagai fondasi penting untuk mewujudkan Embarkasi Haji Penuh di Gorontalo. Dengan begitu, jamaah haji tidak lagi harus menempuh perjalanan panjang ke Makassar untuk berangkat menuju Tanah Suci.

Proyek besar ini tak hanya memberi manfaat bagi jamaah haji, tetapi juga membawa pengaruh signifikan terhadap pergerakan ekonomi daerah. Keberadaan bandara dengan fasilitas modern diperkirakan mempercepat laju investasi dan memperkuat sektor pariwisata Gorontalo. Selain itu, perdagangan antarwilayah akan lebih efisien karena dukungan infrastruktur transportasi yang memadai.

Sebagai penanda dimulainya proyek, Gubernur bersama Forkopimda melaksanakan peletakan batu pertama yang disaksikan seluruh tamu undangan. Setelahnya, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan salat Magrib berjamaah. Suasana terasa hangat, memperlihatkan kekompakan antara pemerintah, TNI, Polri, serta masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

Dengan dimulainya pekerjaan perluasan apron dan pembuatan taxiway, Gorontalo kini melangkah pasti menuju status Embarkasi Haji Penuh. Lebih dari itu, proyek ini mencerminkan sinergi kuat antara pemerintah pusat, daerah, dan seluruh elemen masyarakat. Komitmen menghadirkan fasilitas transportasi modern menjadi langkah penting dalam mempercepat pembangunan wilayah.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment