Kasi Ops Korem 133 Nani Wartabone Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Otanaha 2026

By Sinthya Airin 12 Mar 2026, 19:40:23 WIB Berita Terkini
Kasi Ops Korem 133 Nani Wartabone Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Otanaha 2026

Gorontalo, 12 Maret 2026 – Kolonel Inf Loka Jaya Sembada, S.I.P., Kepala Seksi Operasi Korem 133/Nani Wartabone menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Otanaha Tahun 2026 pada halaman Polda Gorontalo, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo. Kegiatan ini menandai kesiapan awal pengamanan Idulfitri 1447 H. Selain itu, apel tersebut sekaligus memastikan kekuatan personel serta sarana pengamanan siap mendukung kelancaran arus mudik Lebaran.

 

Rangkaian kegiatan dimulai saat pemimpin upacara memasuki lapangan apel. Kemudian inspektur upacara mengambil alih pimpinan kegiatan. Setelah itu, penghormatan pasukan terlaksana dengan penuh khidmat.

 

Setelah rangkaian awal selesai, pemeriksaan pasukan menjadi agenda berikutnya. Inspektur upacara meninjau barisan personel guna memastikan kesiapan pengamanan. Kemudian penyematan pita operasi kepada perwakilan anggota menandai dimulainya Operasi Ketupat Otanaha 2026.

 

Dalam kesempatan tersebut, amanat Kapolri yang dibacakan inspektur upacara menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor. Apel ini tidak sekadar kegiatan seremonial. Sebaliknya, apel tersebut menjadi langkah akhir memastikan kesiapan pengamanan Idulfitri.

 

Dalam amanat tersebut juga disampaikan situasi global yang tengah mengalami ketegangan. Konflik di kawasan Timur Tengah menjadi salah satu perhatian dunia. Oleh karena itu, stabilitas nasional perlu terus dijaga.

 

Fluktuasi harga minyak dunia turut memberi dampak pada ekonomi global. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi nilai tukar rupiah. Meski demikian, pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas ekonomi.

 

Perhatian berikutnya tertuju pada potensi pergerakan masyarakat selama mudik Lebaran. Survei Kementerian Perhubungan mencatat angka pemudik mencapai 143,9 juta orang. Jumlah tersebut menjadi tantangan pengamanan yang besar.

 

Untuk menghadapi tantangan tersebut, Polri bersama TNI melaksanakan Operasi Ketupat 2026. Operasi ini berlangsung selama 13 hari. Sebanyak 161.043 personel gabungan terlibat dalam pengamanan.

 

Selama operasi berlangsung, terdapat sejumlah poin penting yang menjadi perhatian. Gangguan keamanan menjadi fokus pengawasan. Patroli rutin pada titik rawan terus dilakukan.

 

Pelayanan terhadap pemudik juga menjadi perhatian selama musim Lebaran. Pendataan rumah kosong yang ditinggalkan pemudik akan dilakukan. Selain itu, layanan penitipan kendaraan tersedia bagi masyarakat.

 

Kewaspadaan terhadap potensi bencana alam juga menjadi perhatian. BMKG memprediksi hujan lebat pada wilayah selatan Indonesia. Oleh karena itu, kesiapsiagaan perlu ditingkatkan.

 

Komunikasi publik menjadi faktor penting dalam pengamanan Lebaran. Informasi terkait rekayasa lalu lintas harus tersampaikan kepada masyarakat. Layanan Call Center 110 juga terus dioptimalkan.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment