Kehadiran Babinsa Koramil 1315-01 Telaga Redam Perselisihan Warga Mengenai Pengambilan Pasir Dan Pembukaan Jalan Sungai

By Sinthya Airin 05 Feb 2026, 18:15:42 WIB Berita Terkini
Kehadiran Babinsa Koramil 1315-01 Telaga Redam Perselisihan Warga Mengenai Pengambilan Pasir Dan Pembukaan Jalan Sungai

Gorontalo, 5 Februari 2026 — Aktivitas warga Dusun II, Desa Pentadio Timur, Kecamatan Telaga Biru, terlihat meningkat saat berlangsung mediasi antara masyarakat dan pemerintah desa. Serda Gufran Lakahia, Babinsa Koramil 1315-01/Telaga, hadir mendampingi aparat desa dalam penyelesaian sengketa pengambilan pasir. Pertemuan tersebut menjadi langkah penting meredam ketegangan di sekitar wilayah sungai.

 

Langkah cepat ditempuh setelah Kepala Dusun II melaporkan perbedaan pandangan antara warga dan pemilik lahan. Pemerintah Desa Pentadio Timur bersama Polsek Telaga Biru segera bergerak berkoordinasi dengan Babinsa. Berkat pendekatan persuasif di lapangan, situasi yang sempat tegang perlahan mereda.

 

Persoalan bermula saat pemilik lahan menolak pembukaan jalan tanpa izin oleh sejumlah warga menuju sungai tempat pengambilan pasir. Ia khawatir aliran air akan meluap dan merusak sawah saat musim hujan. Ketegangan pun meningkat hingga terjadi pemblokiran jalan oleh warga sekitar.

 

Babinsa bersama aparat desa membuka ruang dialog bagi kedua pihak yang berselisih. Warga dan pemilik lahan diberi kesempatan berbicara secara terbuka demi menemukan jalan tengah. Suasana yang semula panas perlahan mencair berkat komunikasi yang terbangun baik.

 

Sekitar pukul 11.00 Wita, Babinsa, pihak Polsek, dan pemerintah desa turun langsung ke lokasi sungai. Mereka meninjau jalur yang sebelumnya ditutup untuk memastikan kondisinya aman. Setelah pengecekan, kedua pihak sepakat membuka kembali akses jalan secara bersama.

 

Warga menyambut hasil mediasi dengan rasa lega karena masalah dapat diselesaikan tanpa konflik. Perubahan suasana dari tegang menjadi tenang menjadi bukti keberhasilan komunikasi aparat. Sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat berhasil menciptakan kedamaian.

 

Kegiatan mediasi berakhir dengan ajakan bersama menjaga ketertiban dan lingkungan desa. Babinsa menegaskan pentingnya musyawarah dalam setiap permasalahan warga. Kehadiran TNI di tengah masyarakat menjadi simbol kehadiran negara untuk rakyat.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment