Kolaborasi Danrem 133/NW dan Forkopimda Dorong Percepatan Cetak Sawah Pohuwato Bersama Pangdam XIII/Merdeka

By Sinthya Airin 28 Feb 2026, 14:55:04 WIB Berita Terkini
Kolaborasi Danrem 133/NW dan Forkopimda Dorong Percepatan Cetak Sawah Pohuwato Bersama Pangdam XIII/Merdeka

Gorontalo, 28 Februari 2026 — Komitmen mempercepat kemandirian pangan di Gorontalo semakin nyata. Brigjen TNI Hardo Sihotang, Danrem 133/Nani Wartabone, bersama Forkopimda menghadiri paparan Dandim 1313/Pohuwato mengenai progres percepatan cetak sawah Tahun Anggaran 2025. Kegiatan strategis ini digelar di Hotel Aston Gorontalo, Sabtu pagi sekitar pukul 09.00 Wita.

 

Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P., memimpin langsung jalannya paparan yang turut dihadiri para pejabat penting daerah. Hadir pula Gubernur Gorontalo Dr. Ir. H. Gusnar Ismail, M.M., dan Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga yang memberi perhatian penuh terhadap percepatan pembangunan pertanian. Suasana berlangsung tertib, menandakan komitmen kuat lintas instansi dalam mendorong kemandirian pangan.

 

Dandim 1313/Pohuwato menjabarkan dua klaster utama pekerjaan cetak sawah yang sedang berjalan. Klaster pertama mencakup lahan 1.001,12 hektare dengan kontrak senilai Rp28,32 miliar, sedangkan klaster kedua mencapai 4.640,88 hektare dengan nilai Rp157,78 miliar. Totalnya, lebih dari 5.642 hektare digarap sebagai bagian dari strategi besar mewujudkan swasembada pangan.

 

Hingga akhir Februari 2026, capaian lahan baru mencapai 523,96 hektare dari total target 3.000 hektare yang harus tuntas pada akhir Maret mendatang. Oleh karena itu, percepatan dilakukan melalui penambahan alat berat, pembagian wilayah kerja, dan koordinasi lintas sektor. Beragam langkah itu diambil agar pembangunan tidak terhambat dan tetap sesuai rencana.

 

Kegiatan paparan ini juga menjadi forum penting memperkuat sinergi lintas lembaga. Pemerintah daerah, TNI, dan pihak swasta hadir memberikan komitmen bersama mendukung pembangunan pertanian. Melalui kolaborasi yang solid, diharapkan seluruh kendala di lapangan dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat sasaran.

 

Brigjen TNI Hardo Sihotang menegaskan bahwa keberhasilan cetak sawah bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan pondasi ketahanan pangan rakyat. Ia menilai, sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci utama. Dengan kolaborasi tersebut, Gorontalo diharapkan menjadi daerah yang tangguh dan mandiri dalam produksi pangan.

 

Menutup kegiatan, jajaran Korem 133/Nani Wartabone bersama pemerintah daerah sepakat memperkuat kolaborasi lapangan. Diskusi yang berlangsung terbuka menghasilkan rencana tindak lanjut percepatan. Semua pihak berharap hasil kerja keras ini menjadi langkah nyata menuju ketahanan pangan berkelanjutan.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment