Personel Kodim 1315 Hadiri Upacara Persemayaman dan Pemakaman Militer Almarhum Koptu Purn Agustinus Uada

By Sinthya Airin 25 Mar 2026, 16:03:29 WIB Berita Terkini
Personel Kodim 1315 Hadiri Upacara Persemayaman dan Pemakaman Militer Almarhum Koptu Purn Agustinus Uada

Gorontalo, 25 Maret 2026 – Prosesi persemayaman hingga pemakaman militer almarhum Koptu Purnawirawan Agustinus Uada berlangsung khidmat sejak pagi. Kegiatan berawal dari rumah duka di Kelurahan Kayu Merah, Kecamatan Limboto, lalu berlanjut ke Desa Pentadio Barat, Kecamatan Telaga Biru. Kehadiran personel Kodim 1315 Kabupaten Gorontalo mempertegas penghormatan terakhir.

 

Ibadah pemakaman menjadi awal rangkaian kegiatan yang dipimpin Pendeta Veybe Bawengan, S.Th. Suasana hening menyelimuti saat doa dipanjatkan dengan penuh kekhusyukan. Sementara itu, keluarga terlihat tegar meski duka mendalam masih terasa, sehingga prosesi berjalan tertib dan penuh makna spiritual.

 

Kemudian, kegiatan berlanjut pada upacara persemayaman yang dipimpin Kapten Infanteri Jacobus Tuju sebagai Inspektur Upacara. Dalam momen tersebut, jenazah diserahkan secara resmi untuk prosesi militer. Sementara itu, pasukan berdiri rapi sebagai bentuk penghormatan sehingga suasana semakin khidmat.

 

Berikutnya, rombongan bergerak menuju lokasi pemakaman di Desa Pentadio Barat. Sepanjang perjalanan, iringan jenazah berjalan tertib dengan penuh penghormatan. Kehadiran aparat serta masyarakat menambah rasa kebersamaan sehingga perjalanan berlangsung lancar.

 

Upacara pemakaman militer berlangsung sesuai tata upacara TNI. Dentuman salvo serta penghormatan terakhir menambah suasana haru. Seluruh peserta mengikuti prosesi dengan disiplin sehingga penghormatan tersampaikan dengan baik.

 

Kegiatan dilanjutkan dengan apel persada sebagai penutup rangkaian upacara. Seluruh personel kembali membentuk formasi sebagai simbol penghormatan terakhir. Suasana tetap khidmat hingga kegiatan berakhir.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kapten Infanteri Jacobus Tuju menyampaikan amanat penuh makna. Ia menyampaikan duka cita kepada keluarga almarhum. Ia juga mengajak keluarga untuk tetap tabah dan ikhlas menerima ketetapan Tuhan.

 

Ia menegaskan bahwa kepergian almarhum merupakan kehendak Tuhan. Ia mengingatkan pentingnya keikhlasan dalam menghadapi cobaan. Dengan demikian, keluarga diharapkan tetap kuat menjalani kehidupan ke depan.

 

Ucapan terima kasih disampaikan kepada seluruh pihak yang hadir. Kehadiran mereka menjadi bentuk kepedulian dan kebersamaan. Hal ini menunjukkan kuatnya solidaritas dalam kegiatan tersebut.

 

Lebih lanjut, upacara militer merupakan bentuk penghormatan atas jasa almarhum kepada negara. Selama masa tugas, almarhum terlibat dalam berbagai operasi penting. Dedikasi tersebut menjadi teladan bagi generasi penerus.

 

Riwayat pengabdian almarhum mencerminkan sosok prajurit yang setia dan bertanggung jawab. Berbagai pengalaman tugas menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga negara. Kepergiannya meninggalkan kesan mendalam bagi rekan dan keluarga.

 

Akhirnya, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar. Almarhum meninggalkan seorang istri dan sembilan anak. Doa dan harapan mengiringi agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment