Syukur Menggema Dari Anak Desa, Jembatan Garuda Jadi Jembatan Asa Menuju Masa Depan Lebih Baik

By Sinthya Airin 31 Mar 2026, 13:28:51 WIB Berita Terkini
Syukur Menggema Dari Anak Desa, Jembatan Garuda Jadi Jembatan Asa Menuju Masa Depan Lebih Baik

Gorontalo, 31 Maret 2026 – Rasa syukur dan luapan kegembiraan anak-anak sekolah atas pembangunan Jembatan Garuda di Desa Ulapato B diungkapkan melalui ucapan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia. Kegiatan berlangsung pada Selasa, 31 Maret 2026 pukul 10.00 Wita, bertempat di lokasi pembangunan jembatan perintis Garuda Desa Ulapato B.

 

Jalan penghubung antara Dusun Dua, Dusun Tiga, dan Dusun Empat terputus akibat banjir pada April 2025. Kondisi tersebut mendorong masyarakat mencari alternatif untuk menghubungkan kembali akses antar dusun hingga ke Desa Dulamayo. Oleh karena itu, warga membangun jembatan darurat yang terbuat dari batang pohon kelapa sebagai solusi sementara.

 

Selama ini, masyarakat hanya melintasi jembatan papan sederhana dari pohon kelapa, namun ke depan akan berubah menjadi jembatan beton yang lebih kuat. Perubahan ini menjadi harapan besar bagi warga untuk memperoleh akses yang lebih aman dan layak. Dengan demikian, aktivitas masyarakat dapat berjalan lebih lancar.

 

Luapan kegembiraan anak-anak sekolah semakin terasa karena pembangunan jembatan perintis Garuda akan mempermudah orang tua mereka dalam mengangkut hasil panen. Di sisi lain, masyarakat tidak lagi harus melewati jalur alternatif dengan medan yang curam dan sempit. Oleh sebab itu, pembangunan jembatan ini memberi dampak positif bagi kehidupan sehari-hari warga.

 

Jembatan swadaya yang terbuat dari pohon kelapa jika dilihat dari atas masih tampak layak, tetapi pada bagian bawah sudah terlihat lapuk. Kondisi tersebut menyebabkan jembatan tidak dapat dilalui kendaraan bermuatan berat. Sementara itu, keselamatan pengguna menjadi perhatian utama masyarakat yang melintas.

 

Selain itu, masyarakat mengalami kesulitan dalam mengangkut hasil perkebunan karena harus memutar melalui Kecamatan Tapa dengan jarak yang jauh serta kondisi jalan yang curam. Hal ini berdampak pada meningkatnya waktu tempuh dan biaya angkut hasil panen. Oleh karena itu, pembangunan jembatan baru menjadi kebutuhan mendesak bagi warga.

 

Harapan besar terpancar dari wajah anak-anak sekolah yang menyambut pembangunan Jembatan Garuda dengan penuh kebahagiaan. Di tengah keterbatasan yang selama ini dirasakan, kehadiran jembatan menjadi simbol perubahan menuju kehidupan yang lebih baik. Sementara itu, ucapan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia menjadi wujud rasa syukur atas perhatian terhadap masyarakat desa. Dengan demikian, jembatan ini diharapkan membuka akses yang lebih luas serta membawa kemajuan bagi generasi mendatang.

 

Pembangunan Jembatan Garuda menjadi bukti nyata kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat Desa Ulapato B. Di sisi lain, kegembiraan anak-anak sekolah mencerminkan besarnya manfaat yang akan dirasakan ke depan. Selain itu, ucapan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia menjadi bentuk apresiasi atas pembangunan tersebut. Dengan demikian, jembatan ini tidak hanya menjadi sarana penghubung, tetapi juga simbol harapan dan kemajuan bagi seluruh masyarakat desa.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment