Tanggap Cepat Babinsa 1315-02/Limboto Evakuasi Jenazah Warga Hilang Lima Hari Setelah Masyarakat Melaporkan Temuan

By Sinthya Airin 29 Mar 2026, 17:55:31 WIB Berita Terkini
Tanggap Cepat Babinsa 1315-02/Limboto Evakuasi Jenazah Warga Hilang Lima Hari Setelah Masyarakat Melaporkan Temuan

Gorontalo, 29 Maret 2026 – Penemuan mayat Rahim Butulu, warga Lingkungan V, Kelurahan Bulota, Kecamatan Limboto, memicu kehebohan masyarakat setempat. Sertu Amirul, Babinsa Koramil 1315-02 Limboto, segera bergerak setelah menerima laporan warga. Lokasi ditemukan berada di kebun jagung milik Suleman Daut. Masyarakat ramai menyaksikan proses evakuasi yang berlangsung pada pukul 14.20 Wita.

 

Korban meninggalkan rumah pada Senin, 23 Maret 2026, pukul 07.00 Wita menuju kebun jagung sekitar 500 meter dari rumah. Saat malam tiba, korban belum kembali, sehingga anaknya, Mansur Rahim, bersama warga memulai pencarian. Lima hari pencarian pertama gagal, lalu lokasi lain mulai disisir.

 

Minggu, 29 Maret 2026, aroma busuk di kebun jagung milik Suleman Daut menarik perhatian warga yang sedang panen. Mansur Rahim menelusuri bau itu dan menemukan jasad korban sekitar 50 meter dari lokasi panen. Posisi tengkurap dengan kondisi bengkak dan dipenuhi ulat membuat suasana menegangkan.

 

Sertu Amirul bersama aparat mengevakuasi jenazah ke rumah duka. Keluarga menerima kenyataan pahit dan mulai mempersiapkan pemakaman. Mansur Rahim menyebut korban kerap meninggalkan rumah karena pikun, menjelaskan perilaku beberapa hari terakhir.

 

Evakuasi berlangsung cepat, dengan koordinasi Babinsa, aparat desa, dan warga. Kehadiran personel TNI memastikan kelancaran proses. Warga turut membantu agar prosedur penanganan jasad tetap tepat.

 

Peristiwa ini mengingatkan warga untuk lebih memperhatikan orang tua lanjut usia. Sinergi Babinsa dan masyarakat membuktikan pentingnya komunikasi lokal. Keamanan lingkungan dan pengawasan keluarga menjadi sorotan utama.

 

Keluarga mempersiapkan pemakaman karena kondisi jasad sudah memburuk, disertai aroma tidak sedap dan ulat. Warga bergotong royong membantu proses, memperlihatkan solidaritas tinggi.

 

Aparat menekankan pentingnya pencegahan bagi lansia, sementara Babinsa memantau lingkungan. Warga diingatkan segera melapor bila ada yang hilang atau berperilaku aneh, menjaga sinergi aparat dan masyarakat.

 

Peristiwa ini menegaskan pentingnya peran Babinsa dan warga dalam menjaga keamanan desa. Evakuasi cepat, koordinasi rapi, dan kepedulian warga menjadi kunci. Pelajaran bagi keluarga lansia pun tersampaikan dengan jelas.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment