Upacara Rutin Bulanan 17 April 2026 Di Makorem 133 Nani Wartabone Dipimpin Kasrem 133/NW

By Sinthya Airin 20 Apr 2026, 14:30:52 WIB Berita Terkini
Upacara Rutin Bulanan 17 April 2026 Di Makorem 133 Nani Wartabone Dipimpin Kasrem 133/NW

Gorontalo, 20 April 2026 – Upacara bulanan 17 April 2026 terlaksana khidmat di Makorem 133 Nani Wartabone. Kegiatan dimulai pukul 07.00 Wita dengan Inspektur Upacara Kolonel Inf Parsaoran Sirait, S.A.P., M.M. Unsur TNI, ASN, serta Kodim 1315 Gorontalo hadir dalam barisan tertib. Dengan demikian, kegiatan berjalan penuh kedisiplinan sejak awal.

 

Selanjutnya, pembukaan upacara dimulai dengan masuknya komandan upacara ke lapangan. Kemudian, Inspektur Upacara menerima laporan dari komandan upacara. Seluruh pasukan tampil siap dalam formasi masing-masing. Dengan demikian, suasana lapangan berjalan tertib dan terarah.

 

Sementara itu, pengibaran Sang Merah Putih berjalan dengan formasi pasukan terpilih. Petugas Serka, I Made Sastrawan bersama Sertu Adam Septiaji dan Serda Muhammad Sukri bertugas. Seluruh peserta mengikuti dengan sikap sempurna. Suasana upacara terasa sakral dan penuh makna.

 

Lalu, rangkaian ideologi negara dibacakan secara lengkap dan berurutan. Pancasila, UUD 1945, Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI disampaikan. Nilai kedisiplinan prajurit semakin diperkuat melalui pembacaan tersebut. Dengan demikian, karakter peserta semakin terbentuk.

 

Berikutnya, Inspektur Upacara membacakan amanat Panglima TNI. Pesan utama berisi syukur, loyalitas, dan kesiapan tugas. Kondisi global serta nasional menjadi perhatian penting. Dengan demikian, arah tugas semakin terarah.

 

Selain itu, Idul Fitri 1447 Hijriah menjadi momentum kebersamaan. Ucapan maaf lahir batin disampaikan kepada seluruh personel. Apresiasi diberikan atas dedikasi dan pengabdian. Dengan demikian, rasa persaudaraan semakin terjalin erat.

 

Kemudian, disiplin hukum dan bijak bermedia sosial menjadi sorotan utama. Prajurit diminta menjaga nama baik institusi. Pelanggaran aturan harus dihindari dalam setiap aktivitas. Dengan demikian, profesionalisme semakin kuat.

 

Akhir kegiatan, laporan penutup Komandan Upacara menandai akhir upacara. Upacara ditutup dengan penghormatan pasukan dan doa bersama. Kegiatan menjadi sarana evaluasi dan penguatan tugas. Seluruh rangkaian berlangsung tertib dan lancar.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment