Warga Temukan Pria Tak Bernyawa di Rumahnya, Babinsa Koramil 1315-04/Tibawa Langsung Ke Lokasi Kejadian

By Sinthya Airin 22 Jan 2026, 06:45:05 WIB Berita Terkini
Warga Temukan Pria Tak Bernyawa di Rumahnya, Babinsa Koramil 1315-04/Tibawa Langsung Ke Lokasi Kejadian

Gorontalo, 21 Januari 2026 – Warga Dusun Sadap, Desa Tolotio, Kecamatan Tibawa, digemparkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal di dalam rumahnya. Babinsa Koramil 1315-04/Tibawa, Sertu Agus, segera menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga.

 

Setibanya di tempat kejadian, Babinsa langsung memastikan area aman dan berkoordinasi dengan aparat desa. Warga tampak berkumpul di sekitar rumah korban, berusaha memahami apa yang sebenarnya terjadi. Sertu Agus kemudian menenangkan warga dan meminta agar tidak mendekati lokasi sebelum pihak kepolisian tiba.

 

Korban diketahui bernama Iwan Tomayahu, berusia 53 tahun, seorang petani yang tinggal sendirian di rumah sederhana di Dusun Sadap. Dari keterangan warga, sehari-harinya korban bekerja sebagai pengemudi bentor dan dikenal pendiam. Kepergiannya menimbulkan duka mendalam bagi tetangga yang selama ini mengenalnya dengan baik.

 

Menurut kesaksian Hamid Adam, warga Desa Isimu Selatan, sekitar pukul 18.00 Wita ia mencium bau tidak sedap saat berjalan menuju masjid. Ketika kembali dari masjid sekitar pukul 18.30 Wita, ia mengajak Riki Gani, warga Tolotio, untuk memastikan asal bau tersebut. Keduanya mendapati pintu rumah korban tertutup rapat.

 

Dengan hati-hati mereka membuka pintu dan menuju ke kamar belakang. Pemandangan yang mereka lihat membuat keduanya terpaku korban tergeletak di lantai dalam posisi terlentang dan sudah tidak bernyawa. Warga sekitar yang datang kemudian segera melapor kepada aparat desa, hingga informasi itu diteruskan kepada Babinsa dan Polsek Tibawa.

 

Transisi cepat antara masyarakat dan aparat memperlihatkan sinergi yang terbangun di lapangan. Babinsa bersama perangkat desa langsung melakukan langkah pengamanan area, memastikan tidak ada warga yang mengganggu proses penyelidikan. Sementara itu, pihak kepolisian segera tiba untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

 

Dari hasil pemeriksaan awal, korban diperkirakan meninggal dunia karena sakit. Keterangan ini diperkuat oleh keluarga yang menyebutkan bahwa almarhum telah lama mengalami gangguan kesehatan. Meski demikian, pihak kepolisian tetap melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan penyebab kematian.

 

Sertu Agus menuturkan bahwa keterlibatan Babinsa dalam setiap situasi darurat merupakan wujud tanggung jawab moral terhadap keamanan wilayah binaan. Ia juga mengingatkan warga agar selalu peduli terhadap lingkungan sekitar, terutama bagi mereka yang hidup sendirian. “Kepedulian kecil bisa menjadi pertolongan besar,” ujarnya singkat.

 

Menjelang malam, situasi di sekitar rumah korban mulai kondusif. Warga yang semula ramai perlahan kembali ke rumah masing-masing. Jenazah korban kemudian dievakuasi untuk penanganan lebih lanjut, sementara Babinsa tetap berkoordinasi dengan aparat setempat guna memastikan proses berjalan lancar dan tertib.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa solidaritas warga masih menjadi kekuatan utama di tengah kehidupan desa. Kehadiran Babinsa yang cepat tanggap memberi rasa aman dan menumbuhkan kepercayaan masyarakat bahwa setiap kejadian, sekecil apa pun, tak akan luput dari perhatian.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment