Home Berita Babinsa Koramil 1315-03/Tabongo Sigap Pantau Banjir Dan Langsung Siaga Pada Desa Barakati Wilayah Binaan

Babinsa Koramil 1315-03/Tabongo Sigap Pantau Banjir Dan Langsung Siaga Pada Desa Barakati Wilayah Binaan

36
0
SHARE
Babinsa Koramil 1315-03/Tabongo Sigap Pantau Banjir Dan Langsung Siaga Pada Desa Barakati Wilayah Binaan

Gorontalo, 15 Mei 2026 – Curah hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Batudaa menyebabkan Sungai Hungayo meluap hingga merendam permukiman warga Desa Barakati, Dusun Hungayo. Sementara itu, material sampah dan potongan kayu yang terbawa arus sungai menumpuk pada area jembatan hingga memperparah luapan air. Kondisi tersebut membuat masyarakat sekitar aliran sungai mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan.

 

Luapan air sungai mengakibatkan tanggul sepanjang sekitar 20 meter jebol dan satu jembatan kecil mengalami kerusakan hingga terputus. Akibatnya, air meluber ke jalan, pekarangan rumah, serta area permukiman warga yang berada sekitar aliran sungai tersebut. Kondisi itu membuat aktivitas masyarakat sekitar sempat terganggu selama banjir berlangsung.

 

Babinsa Koramil 1315-03/Tabongo, Sertu Noldiyanto Puyo, bergerak cepat menuju lokasi untuk membantu masyarakat terdampak banjir. Bahkan, koordinasi bersama aparat desa, kepolisian, BNPB, serta BWS Provinsi Gorontalo langsung dilaksanakan guna mempercepat penanganan. Kehadiran aparat gabungan memberi rasa aman bagi warga yang sedang menghadapi kondisi darurat banjir.

 

Camat Batudaa, pemerintah desa, serta masyarakat setempat turut berada pada lokasi guna membantu penanganan banjir wilayah terdampak. Selain itu, warga bersama aparat saling membantu membersihkan material kayu dan sampah yang menyumbat aliran sungai. Suasana gotong royong terlihat kuat selama proses penanganan banjir berlangsung pada Desa Barakati.

 

Genangan air sempat merendam lima rumah warga dengan ketinggian sekitar 15 cm dan menggenangi jalan sepanjang kurang lebih 30 meter. Namun demikian, tidak terdapat korban jiwa sehingga masyarakat masih dapat menyelamatkan barang penting dari rumah masing-masing. Warga sekitar terus saling membantu untuk mengurangi dampak kerugian akibat luapan Sungai Hungayo tersebut.

 

Setelah curah hujan mulai reda, debit air Sungai Hungayo perlahan mengalami penurunan sehingga genangan mulai surut dari permukiman warga. Sementara itu, aktivitas pengendara kembali berjalan normal setelah air tidak lagi menggenangi badan jalan sekitar pukul 16.40 Wita. Masyarakat kemudian melaksanakan pembersihan lingkungan dari lumpur dan sampah sisa banjir secara bersama-sama.

 

Saat ini, kondisi Desa Barakati mulai kondusif meskipun masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan hujan susulan. Dengan demikian, sinergi antara Babinsa, pemerintah daerah, aparat terkait, dan masyarakat menjadi langkah penting menghadapi bencana. Pemantauan wilayah sekitar Sungai Hungayo terus dilakukan untuk mengantisipasi potensi luapan air kembali terjadi.