Home Berita Danramil Boliyohuto Hadiri Doa Bersih Desa Sidodadi, Perkuat Kebersamaan Dan Pelestarian Tradisi Budaya Masyarakat

Danramil Boliyohuto Hadiri Doa Bersih Desa Sidodadi, Perkuat Kebersamaan Dan Pelestarian Tradisi Budaya Masyarakat

11
0
SHARE
Danramil Boliyohuto Hadiri Doa Bersih Desa Sidodadi, Perkuat Kebersamaan Dan Pelestarian Tradisi Budaya Masyarakat

Gorontalo, 12 Agustus 2026 – Kapten Inf. Ihram selaku Danramil 1315-05/Boliyohuto turut hadir pada kegiatan Doa Bersih Desa Saparan, Rabu malam. Selanjutnya, kegiatan berlangsung pukul 20.30 Wita, bertempat di Aula Kantor Desa Sidodadi, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo. Selain itu, tradisi Saparan menjadi momentum memperkuat kebersamaan serta menjaga warisan budaya masyarakat.

 

Kegiatan turut hadiri Dr. Ir. H. Sultan Kalupe, S.T., M.P., H. Tony Junus, serta sejumlah anggota DPRD Kabupaten Gorontalo. Kemudian, unsur pemerintah kecamatan, kepala desa, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat Desa Sidodadi turut mengikuti kegiatan. Dengan demikian, kehadiran berbagai unsur memperkuat dukungan terhadap kelestarian budaya lokal.

 

Selanjutnya, Dr. Ir. H. Sultan Kalupe, S.T., M.P., menyampaikan bahwa tradisi Saparan memiliki nilai sejarah dan kearifan lokal yang kuat. Menurutnya, potensi tersebut dapat menjadi daya tarik wisata sekaligus memperkenalkan budaya masyarakat kepada wisatawan luar daerah. Sementara itu, pengembangan wisata tetap perlu menjaga nilai adat dan tradisi setempat.

 

Kemudian, pelestarian budaya membutuhkan sinergi pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, masyarakat, serta generasi muda secara berkelanjutan. Selanjutnya, Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo terus mendorong kerja sama bersama pemerintah dan masyarakat untuk mengembangkan wisata budaya. Dengan begitu, tradisi Saparan dapat tumbuh tanpa kehilangan nilai warisan leluhur.

 

Sementara itu, Wakil Bupati Gorontalo H. Tony Junus memberikan apresiasi kepada panitia dan masyarakat yang terus menjaga tradisi Saparan. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga sarana memperkuat gotong royong, silaturahmi, rasa syukur, dan kebersamaan. Lebih lanjut, nilai tersebut menjadi modal penting untuk menjaga keharmonisan masyarakat.

 

Selain menjaga budaya, Saparan berpotensi memberi manfaat bagi perekonomian masyarakat melalui kunjungan wisatawan serta pengembangan usaha lokal. Oleh karena itu, pelaksanaan kegiatan ke depan perlu tersusun lebih baik, terencana, dan berkelanjutan dengan tetap menjaga nilai adat. Dengan demikian, Saparan dapat berkembang sebagai agenda budaya sekaligus daya tarik wisata daerah.

 

Hingga rangkaian kegiatan selesai, suasana berlangsung aman, tertib, dan penuh kebersamaan bersama masyarakat Desa Sidodadi. Sementara itu, kehadiran Danramil 1315-05/Boliyohuto memperkuat sinergi TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga budaya lokal. Selanjutnya, semangat tersebut menjadi bekal untuk meneruskan tradisi Saparan kepada generasi muda.