Home Berita Kehadiran Babinsa Koramil Telaga Perkuat Mediasi Kesalahpahaman Warga Desa Lupoyo Dengan Pendekatan Musyawarah Kekeluargaan Harmonis

Kehadiran Babinsa Koramil Telaga Perkuat Mediasi Kesalahpahaman Warga Desa Lupoyo Dengan Pendekatan Musyawarah Kekeluargaan Harmonis

9
0
SHARE
Kehadiran Babinsa Koramil Telaga Perkuat Mediasi Kesalahpahaman Warga Desa Lupoyo Dengan Pendekatan Musyawarah Kekeluargaan Harmonis

Gorontalo, 15 Juli 2026 – Mediasi kesalahpahaman antarwarga berlangsung di Kantor Desa Lupoyo, Kecamatan Telaga Biru, Rabu (15/7). Babinsa Koramil 1315-01/Telaga, Kopda Herman, turut hadir mendampingi jalannya kegiatan. Langkah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penyelesaian persoalan secara damai.

 

Forum mediasi menghadirkan pemerintah desa, Bhabinkamtibmas, serta kedua belah pihak yang berselisih. Proses musyawarah berjalan tertib dengan mengedepankan komunikasi yang baik. Kesepahaman bersama menjadi tujuan utama dalam penyelesaian persoalan tersebut.

 

Awal permasalahan terjadi ketika Soen K. Mano mengambil tangga yang biasa digunakan untuk keperluan masjid. Parjo Abubakar kemudian menyampaikan bahwa tangga tersebut merupakan milik orang tuanya. Perbedaan pendapat itu akhirnya memicu perselisihan di antara kedua belah pihak.

 

Menurut Soen K. Mano, tangga tersebut selama ini digunakan sebagai fasilitas masjid. Namun, Parjo Abubakar tidak sependapat sehingga perdebatan tidak dapat dihindari. Situasi kemudian memanas akibat saling mengucapkan kata-kata bernada ancaman.

 

Pemerintah Desa Lupoyo segera memfasilitasi penyelesaian setelah menerima laporan dari salah satu pihak. Kedua belah pihak kemudian diundang mengikuti musyawarah bersama. Langkah tersebut menjadi upaya mencari penyelesaian secara damai dan adil.

 

Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas memberikan rasa aman selama proses mediasi berlangsung. Keduanya juga mengimbau para pihak mengutamakan musyawarah dan saling menghormati. Pendekatan persuasif mampu menciptakan suasana yang tenang dan penuh kekeluargaan.

 

Perselisihan berhasil diselesaikan melalui musyawarah yang berlangsung penuh kekeluargaan. Kedua belah pihak sepakat berdamai dan mengakhiri persoalan tanpa melanjutkan konflik. Hasil tersebut menjadi bukti pentingnya kerja sama seluruh unsur dalam menjaga keamanan dan keharmonisan Desa Lupoyo.