Gorontalo, 08 Juli 2026 – Serka Dedik Ariyanto mewakili Danramil 1315-05/Boliyohuto menghadiri pembukaan Festival Budaya Jaton Ke-XX Se-Indonesia Timur Tahun 2026 di Lapangan Desa Sidomukti, Kecamatan Mootilango, Kabupaten Gorontalo. Kegiatan berlangsung pada Rabu malam pukul 21.00 Wita dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah dan masyarakat. Kehadiran personel Koramil menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya serta penguatan sinergi bersama masyarakat.
Festival Budaya Jaton menghadirkan Wakil Gubernur Gorontalo, unsur pemerintah daerah, DPRD, tokoh masyarakat, serta peserta dari berbagai wilayah. Kehadiran seluruh unsur tersebut menunjukkan besarnya dukungan terhadap penyelenggaraan festival budaya. Semangat kebersamaan pun semakin kuat dalam menjaga tradisi yang telah diwariskan turun-temurun.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan resmi, pembacaan Kalam Ilahi, dan penampilan tarian kolosal yang memukau penonton. Suasana semakin semarak saat berbagai tarian tradisional tampil secara bergantian di hadapan masyarakat. Penampilan tersebut menjadi gambaran kekayaan budaya yang dimiliki masyarakat Jaton.
Panitia menyerahkan piala bergilir sebagai simbol keberlanjutan Festival Budaya Jaton dari tahun ke tahun. Acara kemudian berlanjut dengan sambutan para pejabat dan penyampaian laporan panitia. Momentum tersebut menegaskan pentingnya festival sebagai sarana mempererat persatuan masyarakat.
Festival Budaya Jaton Ke-XX Se-Indonesia Timur diikuti 19 kontingen dari tiga Provinsi. Peserta berasal dari Provinsi Gorontalo, Provinsi Sulawesi Utara, dan Provinsi Sulawesi Tengah. Keikutsertaan seluruh kontingen semakin memperkaya penampilan seni budaya selama festival berlangsung.
Serka Dedik Ariyanto yang mewakili Danramil 1315-05/Boliyohuto mengikuti seluruh rangkaian pembukaan festival. Kehadiran personel Koramil menunjukkan dukungan nyata TNI AD terhadap kegiatan masyarakat. Sinergi antara aparat, pemerintah, dan warga pun terus terjaga selama pelaksanaan festival.
Festival Budaya Jaton Ke-XX Se-Indonesia Timur berlangsung mulai 08 hingga 12 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya melestarikan warisan budaya sekaligus memperkuat persaudaraan antardaerah. Festival juga diharapkan mampu meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal.










LEAVE A REPLY