Home Berita Upacara Penurunan Bendera HUT RI Ke-81 Berlangsung Khidmat, Dandim 1315 Kabupaten Gorontalo Turut Hadir

Upacara Penurunan Bendera HUT RI Ke-81 Berlangsung Khidmat, Dandim 1315 Kabupaten Gorontalo Turut Hadir

2
0
SHARE
Upacara Penurunan Bendera HUT RI Ke-81 Berlangsung Khidmat, Dandim 1315 Kabupaten Gorontalo Turut Hadir

Gorontalo, 17 Agustus 2026 – Dandim 1315/Kabupaten Gorontalo Letkol Inf. Julius Jongen Matakena, S.H. menghadiri Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selanjutnya, kegiatan berlangsung pukul 16.35 Wita pada Lapangan Gelanggang Olahraga David-Tonny, Kelurahan Kayubulan, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo.

 

Selanjutnya, upacara mempertemukan unsur Forkopimda, TNI, Polri, pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat dalam suasana penuh khidmat. Selain itu, kehadiran Dandim bersama pejabat daerah memperkuat kebersamaan sekaligus menjadi bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan.

 

Kemudian, H. Tonny S. Junus selaku Wakil Bupati Gorontalo bertindak sebagai Inspektur Upacara, sedangkan AKP Arpaing Ami, S.H. bertugas sebagai Komandan Upacara. Sementara itu, Kapten Inf. Bambang I.M. menjalankan tugas sebagai Perwira Upacara dan Letnan Satu (L) Ali Mustofa sebagai Komandan Paskibraka.

 

Memasuki rangkaian utama, pasukan penurunan bendera memasuki lapangan, kemudian proses penurunan Sang Merah Putih berlangsung tertib dan khidmat. Setelah itu, peserta memberikan penghormatan kepada Sang Merah Putih, lalu mengikuti lagu Andhika Bhayangkari serta laporan Komandan Upacara.

 

Sementara itu, pasukan upacara melibatkan TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Damkar, Linmas, PGRI, ASN Korpri, organisasi kepemudaan, mahasiswa, Pramuka, serta pelajar SMP dan SMA. Selain itu, kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan semangat persatuan masyarakat dalam memperingati 81 tahun kemerdekaan Republik Indonesia.

 

Pada akhirnya, seluruh rangkaian Upacara Penurunan Bendera Merah Putih berlangsung aman, tertib, lancar, dan khidmat hingga selesai. Oleh karena itu, momentum tersebut menjadi pengingat untuk mengenang jasa pahlawan, memperkuat nasionalisme, menjaga persatuan, serta mengisi kemerdekaan melalui karya nyata.