Gorontalo, 14 Oktober 2026 - Prajurit Satgas Mobile Yonif 713/Satya Tama menunjukkan kepedulian melalui pembangunan Jembatan Merah Putih Ugimba. Bersama tim Vertical Rescue Indonesia dan warga, mereka menuntaskan pekerjaan tersebut. Dengan demikian, masyarakat pedalaman Kabupaten Intan Jaya mendapat akses penghubung baru.
Letjen TNI Lucky Avianto selaku Panglima Kogabwilhan III menggagas pembangunan Jembatan Merah Putih Ugimba. Selanjutnya, inisiatif tersebut hadir untuk mengatasi keterbatasan sarana penghubung. Dengan adanya jembatan, akses masyarakat menuju berbagai lokasi diharapkan semakin mudah.
Selanjutnya, Jembatan Merah Putih Ugimba memasuki tahap pemanfaatan melalui peresmian pada 13 Oktober 2026. Marsda TNI Joko Sugeng Sriyanto hadir mewakili Panglima Kogabwilhan III. Dengan demikian, masyarakat memiliki sarana penghubung baru untuk menunjang kegiatan sehari-hari.
Tantangan geografis kawasan pegunungan Intan Jaya selama ini menyulitkan perjalanan masyarakat Ugimba. Namun, kehadiran Jembatan Merah Putih membuka peluang akses yang lebih mudah. Selain memperlancar mobilitas, sarana tersebut turut mendukung aktivitas ekonomi dan kebutuhan sosial warga.
Letkol Inf. Widyastomo E. N., S.I.P., M.H.I., menilai jembatan ini membawa manfaat bagi warga Ugimba. Selain menjalankan tugas keamanan, prajurit TNI turut mendukung kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, pengabdian prajurit hadir melalui kerja nyata dan kepedulian sosial.
Dansatgas menegaskan bahwa Jembatan Merah Putih memiliki manfaat lebih luas bagi masyarakat. Selain mempermudah mobilitas, sarana ini diharapkan mendukung kegiatan warga setiap hari. Dengan begitu, tantangan geografis dapat berkurang secara bertahap.
Keberhasilan pembangunan jembatan tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak. Prajurit Satgas Yonif 713/Satya Tama, tim VRI, dan warga saling membantu selama proses berlangsung. Dengan demikian, semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam pembangunan.
Dansatgas menegaskan bahwa pengabdian prajurit harus membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Selanjutnya, setiap kegiatan tetap mengutamakan kerja sama serta penghormatan terhadap adat setempat. Dengan demikian, kehadiran Satgas Yonif 713/Satya Tama diharapkan memberi dampak positif.
Pembangunan Jembatan Merah Putih memperlihatkan hasil nyata kolaborasi berbagai pihak. Lebih lanjut, akses baru ini memberi peluang bagi peningkatan kegiatan sosial dan ekonomi warga. Dengan demikian, masyarakat Distrik Ugimba memiliki harapan baru untuk masa depan yang lebih baik.










LEAVE A REPLY